Kumpulan Materi Sejarah, Wisata dan Artikel Menarik Lainnya

Iklim di Negara Malaysia

Iklim di Negara Malaysia - Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kondisi iklim dan cuaca di negeri Jiran. Bentang alam di negara Malaysia dibagi menjadi dua kawasan, yaitu bagian barat dan timur. Kedua wilayah ini dipisahkan oleh Laut China Selatan dan Kepulauan Natuna, Indonesia. Malaysia barat berada di Semenanjung Malaya, terdiri dari 11 negara bagian. Malaysia timur berada di Pulau Borneo (kalimantan) utara, terdiri dari 2 negara bagian yang berbatasan langsung dengan wilayah Indonesia dan Brunei Darussalam.

Bagaimana keadaan iklim di negara Malaysia? apakah sama dengan Indonesia? Kondisi iklim tentu saja berkaitan dengan cuaca dan musim. Tidak terlepas dari lokasi negara tersebut berada. Letak negara Malaysia berada di kawasan Asia Tenggara, berbatasan langsung dengan Thailand, Singapura, Filipina, Brunei dan Indonesia. Karena letaknya tidak jauh, maka iklim di Malaysia tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia.

Iklim di Negara Malaysia

Iklim di negara Malaysia

Iklim di negara Malaysia adalah iklim hutan hujan tropis atau bisa disebut iklim khatulistiwa. Hutan hujan tropis merupakan salah satu jenis iklim tropis, di mana tidak memiliki musim kering. Curah hujan tiap bulan rata-rata 60 mm. Kawasan dengan iklim hutan hujan tropis disebut dengan Af. Berikut ini beberapa daerah di Malaysia dengan iklim tersebut, antara lain :
  • Shah Alam, Kinabalu, Kuala Lumpur, Miri, Kuching, Malaka, Petaling Jaya, Kuala Trengganu, Johor Bahru, ALor Setar, George Town dan Ipoh.
Ciri-ciri iklim khatulistiwa (hutan hujan tropis) di Malaysia, meliputi :
  1. Hujan tahunan 2000 hingga 2500 mm
  2. Suhu rata-rata suhu 24–35° Celsius
  3. Kelemababan udara yang tinggi
  4. Panas dan lembab sepanjang tahun
Baca Juga :
Iklim di negara Malaysia dipengaruhi oleh pergerakan udara atau disebut dengan angin. Terdapat 3 angin yang mempengaruhi kondisi cuaca di Malaysia, yaitu angin monson barat, timur dan angin sumatera. Monson barat terjadi bada bulan Mei hingga September. Angin ini menyebabkan hujan di wilayah barat Semenanjung Malaya, tepatnya daerah Sarawak dan Sabah.

Kedua, angin monson timur. Angin ini berlangsung pada bulan November hingga Maret. Menyebabkan hujan lebat di daerah pantai timur Semenanjung Malaysia, dan beberapa wilayah lain seperti Pahang, Kelantan, serta Terengganu. Ketiga, angin Sumatera atau angin peralihan. Terjadi pada bulang april hingga Mei dan September-Oktober. Menyebabkan hujan deras disertai petir.

Setiap daerah di Malaysia tentu memiliki iklim yang berbeda, tergantung dari keadaan geografisnya. Sebagai contoh di dataran tinggi, tentu saja berbeda dengan yang ada di dekat pantai. Di dataran tinggi memiliki ciri-ciri iklim dengan udara kering, hujan jarang turun, dan kelembaban rendah. Iklim di dekat pantai disebut dengan iklim laut atau maritim, ciri-cirinya sering terjadi hujan lebar disertai badai, suhu rata-rata tahunan rendah, dan banyak terdapat awan.

Rekomendasi Artikel :
Demikian pembahasan singkat terkait dengan Iklim di Negara Malaysia. Semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca semua. Jangan lupa baca artikel menarik dan informatif lainnya, baik itu tentang profil Malaysia atau obyek liburan tempat wisata seru lainnya. Sekian, kurang lebihnya kami mohon maaf. Terimakasih.
Share ke teman kamu:

Related : Iklim di Negara Malaysia