Kumpulan Materi Sejarah, Wisata dan Artikel Menarik Lainnya

10 Dampak Perjanjian Linggarjati Bagi Indonesia dan Belanda

Dampak Perjanjian Linggarjati - Perundingan linggarjati adalah salah satu kesepakatan yang dilakukan antara Republik Indonesia dan pihak Belanda. Pelaksanaan perjanjian linggarjati secara resmi dimulai pada tanggal 11 November 1946. Hasil perundingan kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak pada tanggal 25 Maret 1947. Lalu, apa dampak perjanjian linggarjati bagi Indonesia maupun pihak Belanda?

Dampak perjanjian linggarjati dianggap sangat merugikan bagi Indonesia. Banyak tokoh-tokoh maupun partai politik menganggap perundingan ini bukti lemahnya pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Soekarno pada saat itu. Bentuk negara diubah menjadi "RIS" merupakan salah satu dampak perjanjian linggarjati bagi Indonesia disisi negatif. Namun disisi lain, terdapat dampak positifnya, yaitu RI diakui secara de facto oleh Belanda.

Dampak Perjanjian Linggarjati
Selain Indonesia, dampak perjanjian linggarjati juga dirasakan oleh Belanda. Namun lebih pada sisi positifnya. Salah satu dampak positif bagi Belanda adalah mereka berhasil menduduki wilayah Indonesia yang tidak diakui secara de facto. Seperti yang kita ketahui, dalam isi perjanjian disepakati bahwa Belanda mengakui kedaulatan RI atas wilayah Jawa, Sumatera dan Madura, sementara daerah lainnya tidak.

Dampak Perjanjian Linggrjati

Sebelum kalian membaca beberapa dampak positif dan negatif perjanjian linggarjati bagi Indonesia dan Belanda, apakah sudah mengetahui secara detail latar-belakang, proses, tokoh-tokoh yang terlibat dalam perjanjian ini? Jika belum, baca : Sejarah Perjanjian Linggarjati Lengkap. Adapun dampak perjanjian linggarjati adalah sebagai berikut.

Dampak Perjanjian Linggarjati Bagi Indonesia

Dampak positif :
  • Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 secara resmi diakui secara de facto oleh pemerintah Belanda.
  • Kedua negara sepakat untuk melakukan gencatan senjata (sementara), namun beberapa waktu kemudian Belanda mengingkarinya.
  • Pasukan Belanda meninggalkan wilayah RI sekurang-kurangnya tanggal 1 Januari 1949.
  • Beberapa negara asing kemudian mengakui kedaulatan RI.
Dampak negatif :
  • Wilayah yang diakui oleh Belanda hanya Pulau Jawa, Sumatera dan Madura. Padahal wilayah Indonesia saat itu sangat luas.
  • Bentuk negara Indonesia diubah menjadi RIS (Republik Indonesia Serikat). Artinya Indonesia menjadi negara federal yang terdiri dari beberapa negara-negara bagian.
  • Belanda melanggar perjanjian, akhirnya terjadi pertempuran kembali. Contohnya Agresi Militer Belanda 1.
  • Akibat serangan tersebut, banyak korban meninggal baik dari kalangan militer (TNI) maupun masyarakat bisa.
  • Kerugian ekonomi akibat adanya perang. Dana yang semula untuk kepentingan membangun negara digunakan untuk perang. Akibatnya krisis ekonomi terjadi pada tahun-tahun berikutnya.
Artikel Terkait :

Dampak Perjanjian Linggarjati Bagi Belanda

Beberapa dampak bagi Belanda meliputi, berhasil menduduki kembali wilayah-wilayah yang tidak disepakati dalam perjanjian, berhasil membujuk/mempengaruhi Indonesia untuk membentuk negara RIS. Selain itu, pihak Belanda juga sewenang-wenang mengenai kesepakatan yang telah dibuat. Tepat pada tanggal 20 Juli 1949, pihak Belanda melalui Gubernur Jenderal H.J. van Mook mengeluarkan pernyataan bahwa pihak Belanda tidak lagi terikat dengan perjanjian Linggarjati.

Pernyataan ini merupakan akibat dari perbedaan penafsiran antara Belanda dan Indonesia. Akhirnya, tepat pada tanggal 21 Juli 1947 (sehari setelah pernyataan), Belanda melakukan serangan terhadap Republik Indonesia. Serangan ini disebut dengan Agresi Militer Belanda 1.

Serangan dari pihak Belanda tentu saja membuat tentara Indonesia panik, hal ini karena dilakukan secara mendadak. Dampaknya, banyak korban jiwa dari kalangan tentara nasional Indonesia. Serangan Belanda ini kemudian di kecam oleh pihak Internasional. Dewan PBB kemudian membentuk komisi tiga negara (KTN) untuk mempertemukan kedua negara dalam meja perundingan.

Pertempuran antara kedua belah pihak pasca perundingan linggarjati merupakan latar belakang  terjadinay perjanjian renville. Perundingan ini sering disebut sebagai lanjutan dari perjanjian linggarjati. Uniknya, perjanjian dilakukan di atas kapal Amerika Serikat bernama USS Renville yang tengah berada di pelabuhan Tanjung Priok. 

Baca Selanjutanya : Sejarah Perjanjian Renville

Berikut ini beberapa informasi tambahan seputar Perjanjian Linggarjati :

Tokoh yang Terlibat
  • Wakil Indonesia dipimpin oleh Sutan Syahrir
  • Wakil Belanda dipimpin oleh Wim Schermerhorn
  • Modiator dari Inggris bernama Lord Killearn
Tempat Perundingan
  • Istana Merdeka Jakarta
  • Desa Linggarjati, Jawa Barat
Waktu Perundingan
  • 11 November 1946 s.d. 25 Maret 1947 (lebih dari 4 bulan)
Baca Juga :
Demikianlah pembahasan secara lengkap Dampak Perjanjian Linggarjati bagi Indonesia dan Belanda (positif & negatif) beserta informasi tambahan meliputi latar belakang, tokoh, proses, tempat perundingan, dan waktu perundingan. Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi pembaca semua. Terimakasih.
Share ke teman kamu:
Tags :

Related : 10 Dampak Perjanjian Linggarjati Bagi Indonesia dan Belanda