Kumpulan Materi Sejarah, Wisata dan Artikel Menarik Lainnya

5 Faktor Tingginya Biaya Hidup di Jepang

Tingginya Biaya Hidup di Jepang - Untuk kalian yang ingin tinggal atau berkuliah di Jepang sebaiknya tetapkan tekad yang kuat, sangat penting untuk mencari tahu seberapa tinggi biaya hidup di Jepang, walaupun itu hanya untuk kehidupan sehari-hari. Karena bukan hal yang tidak mungkin anda akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi di negeri sakura kalau tidak menyiapkan segala sesuatunya dengan matang.

Jepang memang salah satu negara paling maju di dunia, dengan memiliki segala infrastruktur yang memudahkan masyarakatnya untuk beraktivitas. Tetapi itu semua harus anda bayar mahal dengan membayar pajak pada negara. Jepang juga salah satu negara dengan inflasi yang sangat rendah. Namun, inflasi yang rendah itu sepertinya tidak memengaruhi biaya kebutuhan hidup di sana.

Biaya Hidup di Jepang
Bahkan, ada nominal yang besarnya bakal bikin kamu keheranan, salah satu contohnya ialah membayar parkir kendaraan dan tempat tinggal. Karena sangat mahalnya tempat tinggal di sana, tidak sedikit orang Jepang yang memilih arena game online (warnet) sebagai tempat tinggalnya.

Hanya sekedar menyewa apartemen berukuran 45 meter persegi, di Jepang sebulannya Anda harus mengeluarkan dana sampai 88 ribu Yen atau jika di Rupiahkan menjadi lebih dari Rp 11 juta. Itu belum termasuk listrik, pemanas, dan gas yang harganya berkisar mencapai 13 ribu Yen atau Rp. 1,69 juta per bulannya. Baca : Keindahan Gunung Fuji di Jepang

Biaya Hidup di Jepang

Di setiap kota, biaya hidup di Jepang tentunya tidak akan sama. Ada lima kota di Jepang yang mempunyai biaya hidup paling mahal. Di urutan pertama Kota Tokyo, kedua Yokohama, Kemudian disusul Miyazaki di posisi ketiga, dan Nerima di urutan keempat, serta Osaka di urutan kelima.

Agar semakin jelas seberapa tinggi biaya hidup di Jepang, ambil saja contoh untuk biaya hidup di Tokyo sebagai ibu kota Jepang dan pusat kota, berikut ulasannya.

1. Makanan

Untuk sekedar makan di Jepang bisa terbilang mahal. Kalau anda ingin makan siang di pusat bisnis Kota Tokyo, anda harus menyiapkan uang sebesar 1.057 yen atau jika Rupiahkan mencapai 137 ribuan. Berbanding jauh jika kamu ingin makan di Jakarta. Modal 15 sampai 25 ribu Rupiah sudah bisa bikin perut kenyang.

2. Rumah

Ini tadi yang sudah dibahas sebelumnya. Untuk biaya tempat tinggal merupakan salah satu biaya hidup di Jepang yang paling mahal diantara semuanya. Tidak jauh berbeda dengan di sini, tinggi atau rendahnya biaya tempat tinggal dipengaruhi beberapa faktor diantaranya, yaitu lokasi (pusat kota atau di pinggiran kota), jarak ke transportasi umum, dan usia bangunan.


3. Pakaian

Biaya hidup di Jepang berikutnya yang juga tinggi adalah pakaian. Kalau di Indonesia anda bisa menyiapkan budget tidak sampai 500 Rupiah ribu sudah bisa mendapatkan celana jeans. Tapi berbeda di Jepang, menyiapkan uang sebanyak itu tidak akan cukup. Di sana, celana jeans dijual dengan harga Rp 1,1 juta sangat tinggi bukan?

4. Transportasi

Lalu bagaimana dengan biaya transportasi di sana? Di Jepang, mobil yang dijual harganya tidak jauh dengan harga mobil yang di Indonesia. Dengan menyiapkan budget kurang lebih dari Rp 300 juta, Kamu sudah bisa mendapatkan mobil dengan spesifikasi yang mumpuni. Bedanya, jika anda memiliki kendaraan di Jepang anda harus siap membayar pajak kendaraan yang tinggi yang sangat jauh bila memiliki kendaraan di Indonesia.

5. Biaya Kesehatan

Karena kesehatan sangat mahal harganya, lalu bagaimana dengan biaya kesehatan di Jepang? anda bisa menghabiskan uang 159 ribu Rupiah untuk beli obat yang diminum selama enam hari. Lumayan mahal ya?

Baca Juga :
Itulah 5 faktor tingginya biaya hidup di Jepang yang wajib Anda ketahui sebelum merencanakan pergi untuk menetap atau hanya sekedar liburan beberapa hari di negara yang terkenal dengan julukan negeri sakura.
Share ke teman kamu:
Tags :

Related : 5 Faktor Tingginya Biaya Hidup di Jepang