Kumpulan Materi Sejarah, Wisata dan Artikel Menarik Lainnya

Keadaan Iklim Asia Tenggara dan Bentang Budayanya

Bagaimana keadaan iklim asia tenggara? Pada pembahasan sebelumnya dijelaskan bahwa negara-negara di kawasan Asia Tenggara dibagi menjadi dua kelompok, yaitu daratan dan maritim. Vietnam Thailand, Myanmar, Laos dan Kamboja termasuk negara ATD (Asia Tenggara Daratan) sementara negara Timor Leste, Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina dan Brunei masuk kedalam kelompok ATM (Asia Tenggara Maritim).

Asia tenggara adalah salah satu kawasan di Benua Asia yang sebelumnya dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya meliputi Asia Barat, Tengah, Selatan, Timur dan Tenggara. Setiap kawasan tentu memiliki iklim yang berbeda-beda, karena kondisi iklim dipengaruhi oleh letak sebuah kawasan. Bahkan dalam sebuah negara iklim bisa saja bervariasi, karena semakin dekat dengan garis katulistiwa, maka iklim akan semakin hangat.
Iklim Asia Tenggara
Kondisi iklim di Asia Tenggara dipengaruhi oleh letaknya, baca terlebih dahulu: Letak Astronomis dan Geografis Asia Tenggara

Iklim Asia Tenggara

Kawasan Asia Tenggara terletak di daerah tropis yang dipengaruhi angin musim (muson) dan dipengaruhi oleh iklim laut, sehingga daerah ini memiliki curah hujan yang besar. Disamping itu pula angin pasar Timur Laut dan angin pasar Tenggara bertiup terus menerus sepanjang tahun, sehingga daerah yang dilalui angin pesat lebih banyak turun hujan, misalnya pantai Timur Malaysia dan pantai Timur Filipina.

Ketinggian tempat (elevasi) juga berpengaruh terhadap banyak sedikitnya curah hujan. Di dekat pegunungan curah hujannya lebih tinggi dari pada di daerah dataran rendah. Suhu rata-rata di daerah tropis adalah 26 derajat celsius. Curah hujan yang tinggi, kelembaban udara yang tinggi dan suhu udara yang baik, sangat mendukung sekali terhadap kegiatan ekonomi penduduk di kawasan Asia Tenggara, khususnya kegiatan dibidang pertanian.
Di kawasan Asia Tenggara juga terdapat daerah kering, karena sedikit curah hujan, yaitu daerah dataran tinggi Korat di Thailand dan zone kering di Myanmar. Di kedua daerah ini banyak dijumpai lahan pertanian kering, dengan pertaniannya seperti : kacang tanah, jagung, kedelai dan kapas.

Bentang Budaya Asia Tenggara

Bentang budaya di kawasan Asia Tenggara didominasi oleh pengolahan tanah berupa ladang, pesawahan, perkebunan, dan perikanan atau tambak. Hal tersebut sesuai dengan mata pencaharian sebagian besar penduduk di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan pertanian dilakukan dengan cara ladang berpindah, yaitu dengan membuka hutan, sehingga menyebabkan kerusakan hutan. Penduduk di kawasan Asia Tenggara mulai melakukan kegiatan pertanian secara menetap yang mengharuskan menggunakan teknologi pertanian, sapta usaha pertanian, difersifikasi pertanian, dan intensifikasi pertanian.

Baca Juga : Potensi Sumber Daya Alam di Asia Tenggara

Untuk menunjang hasil peningkatan produksi padi di kawasan Asia Tenggara, maka di filipina didirikan IRRI (International Rice Research Institute) di kota Los Banos.

Di daerah perkotaan kawasan Asia Tenggara muncul bentang budaya : jalan raya, jembatan, perkotaan, swalayan, super market, mall, dan perkantoran dengan gedung-gedung bertingkat, munculnya pemukiman penduduk baru menuntut kelengkapan fasilitas kehidupan seperti : jaringan listrik, telepon, air bersih, sarana ibadah, sarana olahraga, tempat hiburan dan fasilitas pendidikan.
Demikian pembahasan mengenai Keadaan Iklim Asia Tenggara dan Bentang Budayanya. Semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca semua. Baca juga artikel terkait kawasan ASEAN dan benua-benua di dunia. Terimakasih.
Share ke teman kamu:

Related : Keadaan Iklim Asia Tenggara dan Bentang Budayanya