15 Negara Pecahan Uni Soviet di Asia, Eropa dan yang Mayoritas Beragama Islam

Negara-Negara Pecahan Uni Soviet – Salah satu bekas negara adidaya yang memiliki kekuatan super power pada perang dunia I dan II adalah Republik Uni Soviet. Negara ini dikenal sebagai penganut ideologi Komunis yang merupakan musuh bebuyutan Amerika Serikat pada perang dingin pasca PD 2. Akibat kalah dalam perang Ideologi tersebut, Uni Soviet kemudian bubar/pecah pada bulan Desember tahun 1991 yang kemudian menjadi beberapa negara.
Lalu muncul sebuah pertanyaan, yaitu negara mana saja yang merupakan bekas Republik Uni Soviet? Rusia adalah salah satu negara pecahan Uni Soviet, namun masih banyak negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya, baik yang masuk ke Asia, maupun wilayah Eropa. Ada beberapa negara pecahan Uni Soviet yang mayoritas beragama Islam, negara-negara ini termasuk bagian dari negara di Asia Tengah.
Nah untuk itu, pada pembahasan kali ini kami telah merangkum daftar negara bekas Uni Soviet secara lengkap. Jumlah negara pecahan Uni Soviet sebanyak 15, dan dalam ulasan ini akan dikelompokkan berdasarkan wilayahnya masing-masing. Sebelum kita bahasa satu per satu, berikut ini ke 15 negara yang merupakan pecahan Uni Soviet :
  • Rusia, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgizstan, Latvia, Lituania, Moldova, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina dan Uzbekistan.
Negara Pecahan Uni Soviet

Negara Pecahan Uni Soviet

Daftar 15 negara pecahan Uni Soviet yang sudah disebutkan diatas masih acak, kalian belum mengetahui mana yang masuk di Asia, Eropa dan yang mayoritas beragama Islam. Namun dari ke lima belas negara bekas Uni Soviet diatas, Rusia merupakan yang paling besar wilayah dan paling banyak jumlah penduduknya atau bisa dikatakan sebagai negara lanjutan dari Uni Soviet. Berikut ini pembagian negara-negara pecahan Uni Soviet dan penjelasannya.

Negara Pecahan Uni Soviet di Asia

Dari 15 negara-negara pacahan Republik Uni Soviet, 5 negara masuk ke dalam wilayah Benua Asia, tepatnya di Asia Tengah. Negara-negara yang dimaksud meliputi : Kazakhstan, Kirgiztan, Tajakistan, Turkmenistan dan Uzbekistan.
1. Kazakhstan
Kazakhstan atau nama resminya Republik Kazakhstan merupakan salah satu bekas negara pecahan Uni Soviet. Sebagian besar wilayah Kazakhstan masuk dalam kawasan Asia Tengah dan sebagian kecilnya Eropa Timur.
Setelah bubarnya Uni Soviet, Kazahstan kemudian mendeklarasikan kemerdekaannya pada tanggal 16 Desember 1991. Memiliki luas wilayah 2.724.900 km2 dengan total penduduk kurang lebih 17 juta jiwa pada tahun  2014. Ibukota Kazakhstan berada di kota Astana, sementara kota terbesarnya Almaty.
Artikel Menarik : Karakteristik Benua Amerika
2. Kirgiztan
Negara pecahan Uni Soviet yang masuk ke Asia selanjutnya adalah Kirgiztan. Republik Kirgiz (nama resmi) berbatasan langsung dengan Kazakhztan, Tajakistan, Uzbekistan dan Tiongkok. Kemerdekaan Kirgiztan diumumkan pada tanggal 31 Agustus 1991 dan secara resmi diakui pada tanggal 25 Desember 1991.
Kirgiztan memiliki luas wilayah kurang lebih sekitar 199.951 km2 dengan total jumlah penduduknya mencapai sekitar 5,8 juta pada tahun 2015. Ibu kota Kirgiztan sekaligus kota terbesarnya adalah kota Bishkek. Sementara sistem pemerintahannya yaitu Republik Parlementer.
3. Tajakistan
Republik Tajakistan merupakan salah satu negara pecahan Uni Soviet yang terletak di wilayah Asia Tengah. Negara ini berbatasan dengan Tiongkok di sebelah timur, Uzbekistan sebelah barat dan Afghanistan di selatan. Kemerdekaan Tajakistan dari Uni Soviet diumumkan pada tanggal 9 September 1991, kemudian disempurnakan pada tanggal 25 Desember 1991.
Total luas wilayah Tajakistan mencapai kurang lebih sekitar 143.100 km2. Jumlah penduduk Tajakistan diperkirakan sebanyak 8.3 juta jiwa pada tahun 2015. Ibu kota Tajakistan sekaligus kota terbesarnya adalah kota Dushanbe. Sistem pemerintahannya yaitu Republik semi-presidensial.
4. Turkmenistan
Negara pecahan Uni Soviet keempat yaitu Turkmenistan. Sama seperti ketiga negara sebelumnya, Turkmenistan masuk dalam kawasan Asia Tengah. Negara ini berbatasan langsung dengan Uzbekistan di sebelah Utara, Iran di Selatan, Kazakhstan di barat laut dan Afghanistan di tenggara. Deklarasi kemerdekaan dari Uni Soviet dilakukan pada tanggal 27 Oktober 1991, kemudian diakui pada tanggal 25 Desember 1991.
Total luas wilayahnya mencapai kurang lebih sekitar 491.210 km2 dan sebagian besar wilayahnya merupakan hamparan gurun pasir. Jumlah penduduk Turkmenistan pada tahun 2012 diperkirakan mencapai sekitar 4,7 juta jiwa. Ibu kota Turkmenistan berada di kota Ashgabat, sementara sistem pemerintahnya yaitu Republik Presidensial.
5. Uzbekistan
Negara pecahan Uni Soviet terkahir yang masuk ke Asia adalah Republik Uzbekistan. Negara Uzbekistan terletak di Asia Tengah dan sebagian Eropa Timur, berbatasan dengan Turkmenistan dan Afghanistan di sebelah selatan, Kazakhstan di sebelah barat dan utara, dan disebelah timur berbatasan dengan Kirgizstan dan Tajikistan. Deklarasi kemerdekaan Uzbekistan dari Uni Soviet dilakukan pada tanggal 31 Agustus 1991 dan secara resmi diakui pada tanggal 26 Desember 1991.
Luas wilayah Uzbekistan kurang lebih sekitar 448.978 km2. Jumlah penduduk Uzbekistan mencapai 32 juta jiwa lebih pada tahun 2016. Ibu kotanya berada di Tashkent. Bahasa resmi yang digunakan oleh masyarakatnya adalah Uzbek.

Negara Pecahan Uni Soviet di Eropa

1. Rusia 
Negara pecahan Uni Soviet di Eropa pertama adalah Rusia. Sebelum bubarnya Uni Soviet, Rusia merupakan republik anggota dari Uni Soviet atau disebut Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia (RSFS Rusia). Kemudian setelah Uni Soviet pecah, maka secara resmi Rusia menjadi sebuah negara berdaulat, tepatnya pada tanggal 26 Desember 1991.
Rusia merupakan negara terluas di dunia, luas wilayanya mencapai sekitar 17.125.200 km2. Jika dihitung, wilayah Rusia sama dengan 1/8 luas daratan di bumi. Selain luas, jumlah penduduk nagara Rusia juga sangat banyak, yaitu mencapai kurang lebih sekitar 146 juta pada tahun 2016.
Ibu kota Rusia sekaligus kota terbesarnya adalah kota Moskwa (Moskow). Sistem pemerintahan yang digunakan adalah Republik Semi-Presidensial dengan bahasa resminya yaitu Rusia. Saat ini, jabatan Presiden Rusia dipimpin oleh Valdimir Putin, sementara Perdana Menterinya bernama Dmitry Medvedev.
3 Negara Pecahan Uni Soviet di Eropa Timur
Ada tiga negara bekas wilayah Uni Soviet yang terdapat di Eropa Timur, yaitu Belarus, Moldova dan Ukraina. Secara geografis, wilayah Eropa Timur merupakan bagian timur dari Benua Biru (Eropa). Kawasan ini berbatasan dengan Rusia bagian barat, dan terletak diantara pegunungan Kauakasus dan Ural.
3 Negara Pecahan Uni Soviet di Baltik
Baltik merupakan sebuah kawasan yang lokasinya berada di sekeliling laut Baltik di Eropa Utara. Tiga negara pecahan Uni Soviet di kawasan ini yaitu meliputi Estonia, Lituania dan Latvia.
3 Negara Pecahan Uni Soviet di Kaukasus Selatan
Kawasan Kaukasus Selatan merupakan sebuah wilayah geopolitik yang lokasinya berada di perbatasan Eropa Timur dan Asia Barat Daya. Kawasan ini disebut juga dengan istilah Transkaukasia atau dalam bahasa Inggris yaitu The Transkaukasus. Tiga negara pecahan Republik Uni Soviet di kawasan ini yaitu Azerbaijan, Armenia dan Georgia.

Negara Pecahan Uni Soviet yang Beragama Islam

Dari ke 15 negara pecahan Republik Uni Soviet diatas, manakah yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam? Negara bekas Uni Soviet yang mayoritas beragama Islam adalah negara-negara yang berada di Asia Tengah, yaitu Kirgiztan, Kazakhstan, Turkmenistan, Tajikistan dan Uzbekistan.
Mayoritas penduduk Kazakhstan beragama Islam dengan persentase 70% beragama Islam, 26% Kristen, sisanya Yahudi, Buddhis dan Atheis. Kemudian di Kirgizstan, 80% masyarakatnya beragama Islam, 17% Kristen dan sisanya agama lain. Sementara di Turkmenistan, persentasenya yaitu 89% penduduknya beragama Islam, 9% Kristen dan agama lainnya 2%.
Baca Juga :
Demikian pembahasan secara lengkap mengenai 15 Negara Pecahan Uni Soviet di Asia, Eropa dan yang Beragama Islam. Semoga pembahasan ini bermanfaat dan berguna bagi kita. Baca juga artikel menarik dan informatif lainnya. Kurang lebih kami mohon maaf. Sekian, terimakasih.