Pengertian Animisme dan Dinamisme Beserta Perbedaan dan Contohnya

Memahami pengertian animisme dan dinamisme beserta perbedaan dan contohnya secara lengkap. Apa itu animisme? apa itu dinamisme? Secara umum, definisi pengertian animisme dan dinamisme adalah sebuah kepercayaan yang dianut oleh manusia atau masyarakat pada zaman dahulu. Selain kedua kepercayaan tersebut, terdapat beberapa kepercayaan yang sering disebut dalam istilah-istilah seperti Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme.
Politeisme adalah kepercayaan terhadap banyak tuhan atau dewa-dewa. Kemudian Monoteisme merupakan kepercayaan terhadap satu tuhan. Sementara itu, Henoteisme kepercayaan terhadap satu dewa saja. Lalu bagaimana dengan kepercayaan animisme dan dinamisme? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara lengkap pengertian animisme dan pengertian dinamisme.
Pengertian Animisme dan Dinamisme

Selain pengertian, kita juga akan menganalisis perbedaan animisme dan dinamisme secara lengkap. Pembahasan selanjutnya yaitu mengenai contoh penganut kepercayaan animisme dan dinamisme, hal ini karena masih banyak pertanyaan terkait dengan apakah masih ada orang di zaman modern sekarang ini yang menganut dua kepercayaan tersebut. Langsung saja simak selengkapnya.

Baca Juga : Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Pengertian Animisme

Secara umum, pengertian animisme adalah kepercayaan terhadap mahluk halus atau roh. Kepercayaan ini awal mulanya dianut oleh manusia-manusia primitif. Definisi berdasarkan kata, “Animisme” berasal dari bahasa Latin, yaitu Anima yang artinya roh. Maka dapat disimpulkan bahwa animisme merupakan kepercayaan terhadap roh-roh.
Kepercayaan animisme mempercayai bahwasanya setiap benda di bumi baik itu di kawasan/wilayah tertentu, batu besar, pohon, dan gua memiliki jiwa atau roh yang harus dihormati. Tujuan penghormatan tersebut agar roh-roh yang dimaksud tidak mengganggu manusia. Sebaliknya, penghormatan terhadap roh malah dapat membantu mereka (manusia) untuk terhindar dari roh jahat di dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mempercayai setiap tempat-tempat mempunyai roh, kepercayaan animisme juga mempercayai bahwa roh manusia yang telah meninggal dapat masuk ke dalam tubuh hewan seperti babi dan harimau. Roh tersebut dapat melakukan balas dendam terhadap musuh bebuyutannya sewaktu hidup. Kepercayaan animisme di dipercayai secara turun-temurun.

Pengertian Dinamisme

Secara umum, pengertian dinamisme adalah kepercayaan bahwasanya seluruh benda-benda yang ada di bumi baik yang hidup atau mati memiliki kekuatan ghoib. Benda-benda yang dipercaya mempunyai kekuatan tersebut dipercaya mempunyai pengaruh baik dan sebaliknya mempunyai pengaruh buruk bagi manusia.
Penganut kepercayaan animisme percaya bahwasanya agar dapat memperoleh pertolongan, mereka melakukan kegiatan upacara atau ritual yang didalamnya berisi pemberian sesaji. Contoh benda-benda yang dipercayai memiliki kekuatan ghoib seperti keris, dan benda pusaka lainnya.

Perbedaan Animisme dan Dinamisme

Dari penjelasan secara lengkap pengertian animisme dan dinamisme diatas, dibawah ini analisis perbedaan kedua kepercayaan tersebut.
  • Kepercayaan animisme yang dipuja atau disembah adalah roh atau arwah (jiwa).
  • Kepercayaan dinamisme yang dipuja adalah benda-benda yang memiliki kekuatan ghoib.
Perbedaan kepercayaan animisme dan dinamisme dapat dilihat dari apa yang mereka sembah.

Contoh Animisme dan Dinamisme

Dikutip dari wikipedia, diperkirakan bahwa di Provinsi Kalbar (Kalimantan Barat) masih terdapat kurang lebih sekitar 7,5 juta orang Dayang yang masih menganut kepercayaan animisme. Contoh kepercayaan animisme misalnya memberikan sesaji kepada gua, atau pohon besar, karena dianggap memiliki rih yang harus dihormati.
Sementara itu, contoh kepercayaan dinamisme atau kepercayaan terhadap benda-benda yang memiliki kekuatan ghoib seperti :
  1. Keris Kuno.
  2. Pedang Kuno.
  3. Tombak Kuno.
  4. Gamelan.
  5. Lambang Kerajaan.
  6. Dan benda pusaka lainnya.
Baca Juga :
Itulah penjelasan secara rinci mengenai Pengertian Animisme dan Dinamisme Beserta Perbedaan dan Contohnya. Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat dan berguna. Baca juga artikel menarik dan informatif lainnya. Terimakasih.