Ibu Kota Filipina Beserta Sejarah, Iklim dan Mata Uangnya

Nama ibu kota Filipina adalah Manila atau dalam bahasa Filipino disebut Maynila. Lokasi kota Manila berada Pulau Lazon atau di sebelah timur Teluk Manila. Memiliki luas 38.55 km2, dihuni lebih dari 22 juta jiwa. Kepadatan penduduk di Manila yaitu mencapai 14.100/km2 menjadikannya kota terpadat kedua di Filipina setelah Quezon City (bekas ibukota).

Kota Manila dijadikan sebagai pusat ekonomi dan budaya di Filipina. Manila dan daerah di sekitarnya merupakan satu kesatuan, sering disebut dengan Metro Manila. Namun, luas wilayah dan populasi yang begitu banyak membuat kota ini mempunyai masalah serius yaitu over populasi. Dampaknya menimbulkan kemacetan dan polusi udara yang begitu tinggi.

Ibukota Filipina
Manila City

Baca juga: Profil Negara Filipina

Ibu Kota Filipina

Sebagai ibu kota negara Filipina, adanya kota Manila memiliki sejarah panjang. Awal mulanya daerah ini adalah sebuah pemukiman muslim yang berlokasi di muara Sungai Pasig hingga pesisir Teluk Manila. Asal usul Manila berasal dari kata may nilad, artinya ada nilad. Nilad sendiri mempunyai makna tanaman bakau, jenis tanaman yang berbunga putih ini banyak terdapat di daerah Manila.

Pada masa selanjutnya, tepat tahun 1570 ekspedisi bangsa Spanyol dibawah Miguel Lopes de Legazpi berhasil singgah di Manila. Sesampainya di daerah ini, bangsa Spanyol diterima oleh penduduk Taglog muslim yang saat itu sudah ada. Singkatnya, pada tahun 1595 kota Manila dijadikan sebagai pusat perdagangan perak di Pasifik.

Baca: Jumlah Penduduk Filipina

Iklim di Kota Manila

Iklim di kota Manila yaitu muson tropis, dengan tingkat kelembapan tinggi sehingga udaranya hangat. Suhu rata-rata terendah20 c, tertinggi 38 c.  Ibukota Filipina ini banyak dikunjungi oleh turis-turis asing saat waktu liburan.

Banyak tempat wisata menarik dan seru di kota Manila yang merupakan ibu kota Filipina ini, contohnya seperti Gereja Quiapo, Binondo: Kawasan Pecinan Pertama di Dunia, Kota Tua Spanyol (Intramuros), Seafood Dampa dan Luneta Park.

Artikel terkait: Ibu Kota Korea Utara

Mata Uang Negara Filipina

Setelah mengetahui ibu kota Filipina, lalu apa nama mata uangnya? Mata uang negara Filipina adalah Peso. Nilai P.1 Peso (PHP) sama dengan 273.99 rupiah. Kemudian Rp.100.000 rupiah jika di hitung sama dengan P.364 Peso.

Itulah sedikit gambaran kurs rupiah terhadap peso atau sebaliknya. Mata uang Peso digunakan oleh masyarakat Filipina untuk melakukan transaksi jual beli dalam kehidupan sehari-harinya.

Baca juga: Ibu Kota Rusia dan Ikon Terkenalnya

Demikian pembahasan singkat terkait dengan Ibu Kota Filipina dan Mata Uangnya. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Jangan lupa baca artikel menarik dan informatif lainnya. Kurang lebih kami mohon maaf, sekian terimakasih.