Letak Kerajaan Aceh Secara Geografis

Dimana letak kerajaan Aceh? Seperti yang kita ketahui, kesultanan Aceh Darussalam adalah salah satu kerajaan Islam yang pernah berdiri di Nusantara. Kerajaan Aceh memiliki sistem pemerintahan teratur dan sistematik serta mengembangkan sistem pendidikan militer. Kerajaan ini memiliki komitmen menentang segala bentuk imperialisme yang dilakukan bangsa barat/eropa.
Letak geografis kerajaan Aceh apakah berada di wilayah yang saat ini menjadi provinsi Aceh? Pulau Sumatera merupakan salah satu tempat berdirinya kerajaan-kerajaan besar di Nusantara baik itu bercorak Hindu Budha maupun Islam, seperti Kerajaan Sriwijaya, Samudra Pasai, Aceh dan lain-lain.

Kerajaan Aceh terkenal dengan komoditas perdagangan yang laku keras di pasar Internasional seperti Lada, Sutera, Emas, Minyak Tanah, dan Kapur Barus. Komoditas yang menjadi unggulan adalah lada dengan nilai ekspor mencapai $1,9 juta dollar Spanyol. Lada-lada tersebut dibeli dan diangkut oleh kapal dari negara Amerika, India, Arab dan Perancis.

Baca : Masa Kejayaan Kerajaan Aceh dan Buktinya

Lokasi kerajaan Aceh yang sangat strategis membuat transaksi perdagangan dengan para pedagang-pedagang dari luar bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Berikut ini penjelasan mengenai letak kerajaan Aceh.

Letak Kerajaan Aceh

Kerajaan Aceh atau Kesultanan Aceh Darussalam terletak di Pulau Sumatera bagian Utara (sekarang provinsi NAD) dengan ibu kotanya Bandar Aceh Darussalam. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar lokasi kerajaan Aceh berikut ini :
Letak Kerajaan Aceh
Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa letak kerajaan aceh berada di ujung Pulau Sumatera, di sebelah Barat terdapat Samudra Hindia, sementara di sebelah Timur dan Utara  terdapat selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan paling ramai dilalui oleh kapal-kapal dari Tiongkok dan India.
Kerajaan Aceh muncul sebagai tempat strategis di Selat Malaka sebagai pengambilan perbekalan dan pelabuhan niga bagi kapal-kapal yang akan lewat. Melalui Selat Malaka ini penyebaran Agama Islam yang dilakukan oleh para pedagang Gujarat dan dari Timur Tengah lainnya dapat terlaksana. Mereka tidak hanya sekedar berdagang, tetapi juga menyebarkan agama yang mereka anut kepada penduduk pesisir pantai.
Salah satu Sultan paling terkenal ialah Iskandar Muda. Pada masa pemerintahannya, ia melakukan ekspansi ke beberapa wilayah lain. Contohnya berhasil menaklukan daerah sumber penghasil timah yakni Pahang. Kemudian pada masa kepemimpinannya, Aceh melakukan serangan terhadap Portugis di Melaka dengan ratusan kapal perang dan puluhan ribu prajurit angkatan laut.
Kerajaan Aceh mengalami kemunduran setelah beberapa wilayahnya jatuh kepada pihak penjajah Belanda seperti Minangkabau, Deli, Siak, Tapanuli dan Tiku. Akibatnya kekuasaan Belanda di Pulau Sumatera dan Selat Malaka semakin menguat.

Rekomendasi Artikel :

 

 

Demikian pembahasan mengenai Letak Kerajaan Aceh, semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca semua. Jangan lupa baca artikel informatif dan menarik lainnya. Terimakasih