Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme: Perbedaan dan Contohnya

“Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme Serta Perbedaannya” merupakan pembahasan yang akan kita bahas dalam artikel kali ini. Pembahasan kali ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait dengan tema tersebut.

Pertanyaan yang sering muncul misalnya tentang perbedaan imperialisme kuno dan imperialisme modern, faktor yang mendorong berkembangnya paham imperialisme dan apa pengertian imperialisme dan kolonialisme. Langsung saja kita simak artikel berikut ini.

Baca juga: Pengertian Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni

Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme

Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme

Imperialisme dan kolonialisme tentu memiliki definisi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun kedua istilah ini sedikit membingungkan bagi kita untuk memahaminya. Berikut ini penjelasannya.

Pengertian Imperialisme

Imperialisme merupakan sebuah kata yang berasal dari kata “Imperare”. Imprerare sendiri adalah usaha suatu negara untuk menguasai negara lain atau bisa juga diartikan dengan “menjajah” demi kepentingan politik dan ekonomi.

Imperialisme dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan waktunya, yakni imperialisme kuno dan modern. Kedua jenis Imperialisme ini dibedakan atas waktu terjadinya, kepentinganya dan negara yang menjadi pelopornya. Lantas apa perbedaan imperialisme kuno dan imperialisme modern? berikut penjelasannya.

Beberapa sebutan yang muncul akibat adanya imperialisme yakni imperator dan imperium. Imperator merupakan julukan atau sebutan bagi orang yang berkuasa di daerah yang dikuasainya. Sedangkan imperium adalah daerah kekuasaannya.

Baca: Pengertian Nasionalisme dan Liberalisme

Perbedaan Imperialisme Kuno dan Modern

Berikut ini beberapa perbedaan antara imperialisme kuno dan modern, antara lain meliputi:

  • Imperialisme kuno : Waktu terjadinya yaitu sebelum revolusi industri, kemudian semboyan atau kepentingan atau tujuan dari imperialisme ini yaitu 3 G (Gold,Glory,Gospel), kemudian negara yang menjadi pelopor adalah Sepanyol dan Portugis.
  • Imperialisme Modern : Waktu terjadinya yaitu setelah revolusi industri, kepentingan atau tujuan dari imperialisme modern adalah untuk menguasai daerah lain demi kepentingan industri sehingga dapat memperoleh bahan mentah, tempat memasarkan hasil dan juga sebagai tempat penanaman modal. Kemudian negara pelopor imperialisme modern adalah England / Inggris.

Contoh imperialisme : Bangsa Portugis dan Spanyol menjelajahi samudra, kemudian menguasai wilayah baru dan menyebarkan agamanya.

Artikel menarik: Contoh Sejarah Sebagai Peristiwa

Pengertian Kolonialisme

Kata kolonialisme berasal dari kata “Colunus” atau “Colonia”. Arti kolonialisme adalah suatu tindakan untuk menguasai daerah tertentu. Apa perbedaan imperialisme dan kolonialisme? Jadi perbedaan antara imperialisme dan kolonialisme hanya berdasarkan kekuasaannya saja.

Imperialisme lebih kepada negara menguasai negara lain, sementara kolonialisme sebuah tindakan (bisa oleh negara bisa juga oleh penguasa yang mempunyai banyak uang) untuk menguasai daerah lain (bukan negara).

Faktor yang mempengaruhi perkembangan Imperialisme dan Kolonialisme meliputi :

  1. Memiliki keinginan untuk menyebarkan ideologi dan agamanya.
  2. Dapat memajukan bidang perdagangan suatu negara.
  3. Memiliki perasaan / pandangan bahwa bangsa tersebut adalah bangsa yang memiliki ras istimewa.
  4. Memiliki keinginan untuk menjadi bangsa atau negara yang paling besar di dunia.

Contoh Kolonialisme : Bangsa Belanda melakukan penjajahan terhadap Indonesia selama berada-abad lamanya.

Baca selengkapnya: Latar Belakang Penjajahan Belanda

Itulah pembahasan singkat mengenai Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme serta beberapa hal yang berkaitan, seperti jenis imperialisme kuno dan modern, perbedaannya dan beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan imperialisme dan kolonialisme. Semoga berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Sekian, terimakasih.